[Puisi] Syimphony Alam





Kegelapan datang bagai jubah hitam yang menyelimuti sang malam dengan kesunyian dan keheningannya

Gumpalan-gumpalan awan mendung menutupi wajah sang rembulan bagai cadar yang menyembunyikan kecantikan pemiliknya

Butiran-butiran kristal turun dari langit memecah keheningan sang malam

Membasahi seluruh permadani bumi dengan rahmat dari langit

Hewan-hewan berdzikir sedang para tumbuhan bertasbih

Butiran-butiran air surga membasahi pipi para pendoa

Menenangkan jiwa para perindu yang sedang dimabuk cinta

Panggung tlah digelar dan orkestra alam mulai dimainkan

Sebagai wujud pujian-pujian dan syukur para makhluk atas nikmat Sang Pencipta


Arisu Sora
24 februari 2015

Tidak ada komentar: